G11 Overnight Field Trip to Living Water Village
Grade 11 students will participate in an Overnight Field Trip to Living Water Village, West Kalimantan. During this trip, they will have the opportunity to meet new friends and host families, serve and work in a remote community, and experience life in ways that are very different from their daily routines. Through this meaningful journey, we hope students will grow in compassion, resilience, and faith, and encounter God in a deeper and more personal way.
A preparation meeting will be held on Tuesday, April 21, from 8:00 AM to 12:00 PM at school. This meeting is mandatory for all students who will be joining the trip. The group will depart from CBCS to Soekarno–Hatta Airport on Wednesday, April 22 in the morning and is expected to return to CBCS on Friday, May 1 in the evening.
Let us support this ministry field trip by keeping the students and accompanying staff in our prayers. Students who do not join the trip will attend school at the regular time, and a special assignment will be provided for them.
Kegiatan Field Trip Menginap (Overnight) Kelas G11 ke Living Water Village.
Siswa Kelas 11 akan mengikuti Overnight Field Trip ke Living Water Village, Kalimantan Barat. Dalam perjalanan ini, para siswa akan memiliki kesempatan untuk bertemu teman-teman baru dan keluarga tuan rumah, melayani serta bekerja di komunitas yang terpencil, dan mengalami kehidupan dengan cara yang berbeda dari rutinitas mereka sehari-hari. Melalui perjalanan yang bermakna ini, diharapkan para siswa dapat bertumbuh dalam kepedulian, ketangguhan, dan iman, serta mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara lebih mendalam dan pribadi.
Pertemuan persiapan akan diadakan pada Selasa, 21 April, pukul 08.00–12.00 di sekolah. Pertemuan ini wajib dihadiri oleh semua siswa yang akan mengikuti perjalanan tersebut. Rombongan akan berangkat dari CBCS menuju Bandara Soekarno–Hatta pada Rabu pagi, 22 April, dan diperkirakan kembali ke CBCS pada Jumat malam, 1 Mei.
Mari kita mendukung perjalanan pelayanan ini dengan mendoakan para siswa dan guru pendamping. Siswa yang tidak mengikuti perjalanan ini tetap akan mengikuti kegiatan sekolah seperti biasa, dan tugas khusus akan diberikan kepada mereka.


